Kotawaringin Timur – Dengan meningkatnya jumlah volume arus lalu lintas, maka semakin meningkat pula angka pelanggaran dalam berlalu lintas.

Satuan Lalu Lintas Polres Kotim setiap harinya melakukan penindakan di beberapa titik dalam wilayah hukum Polres Kotim, tercatat pada hari ini Kamis tanggal 28 Maret 2019 terjaring sebanyak 56 pelanggar dengan rincian pengguna R6 sebanyak 5 pelanggar, pengguna R4 sebanyak 6 pelanggar dan pengguna R2 sebanyak 45 pelanggar.

Mudahnya dalam kepemilikan kendaraan bermotor membuat masyarakat bebas memiliki dan menggunakan, tanpa memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) pun bebas menggunakan Kendaraan bermotor. Sehingga pelanggaran terbanyak yaitu Pengendara tanpa dilengkapi Surat Izin Mengemudi (SIM) yang merupakan syarat utama dalam menggunakan Kendaraan bermotor dijalan.

Setiap pengendara wajib memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Hal itu sudah diatur dalam undang-undang yang berlaku. Surat-surat yang harus dibawa pengendara salah satunya adalah SIM. Untuk bisa mengemudikan kendaraan bermotor di jalan, pengendara harus mengantongi SIM. Pemegang SIM juga telah memenuhi syarat tertentu seperti persyaratan usia, administratif, kesehatan dan lulus ujian teori maupun praktik.

SIM mempunyai fungsi utama, Menurut Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 86, ada tiga fungsi dari SIM.

Fungsi pertama, SIM menjadi bukti kompetensi mengemudi. Dengan mengantongi SIM, pengemudi dianggap sudah bisa mengendarai kendaraan bermotor dan sudah memahami tata cara berlalu lintas. Yang kedua, SIM berfungsi sebagai registrasi pengemudi kendaraan bermotor yang memuat keterangan identitas pengemudi. Fungsi ketiga, data pada registrasi pengemudi dapat digunakan untuk mendukung kegiatan penyelidikan, penyidikan, dan identifikasi forensik kepolisian. (dp)

There are no comments yet.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked (*).